Perpanjang Passport di Imigrasi Batam (2013)

Hai rekan-rekan semua, sudah lama sekali saya tidak pernah utak-atik blog saya ini. Mungkin ini adalah tulisan saya yang pertama semenjak saya kerja di Batam persis di bulan saat saya wisuda.

Ditulisan saya yang pertama ini saya mau menceritakan pengalaman saya disaat saya memperpanjang passport di Imigrasi Batam karena telah habis jatuh tempo:

  1. Hari pertama: Pertama-tama kita ambil blangko/map di kantor imigrasi disaat jam kerja. Dipengambilan map ini kita tidak perlu datang pagi-pagi sebab disaat mengambil tidak butuh persyaratan apa-apa, jadi dipastikan tidak bakalan antri. itupun kalau kita repot bisa kita minta tolong ke orang lain untuk mengambilkannya. Oia, pengambilannya gratis dan pastikan isinya lengkap sebelum kita pergi meninggalkan tempat imigrasi dan kita sekalian tanya apa saja yang harus kita bawa atau siapkan saat pengembalian map tadi.
  2. Setelah dapat map maka kita bisa langsung mengisinya dengan mengikuti contoh pengisian formulir yang benar yang telah disediakan. Ingat: waktu kita mengisi harus pakai tulisan dengan tinta hitam dan jelas dan tidak boleh ada stipo/penghapus tinta di tulisan kita. Dan kalaupun kita ada yang bingung akan salah satu item yang ada di formulir tersebut kita bisa kosongkan dan kita bisa tanyakan ke petugas saat pengembalian map tersebut. Akan tetapi kalau saat pengambilan MAP kita tidak mengambil sendiri maka kita jangan lupa menyuruh orang yang mengambil map tersebut untuk memFoto contoh pengisian formulir yang telah disediakan, hal ini bertujuan agar disaat kita mengisi dirumah, kita tidak bingung untuk mengisinya.
  3. Antri passportHari kedua: Disaat pengembalian formulir, usahakan untuk datang pagi-pagi (pengalaman saya datang di imigrasi jam 6 pagi) agar kita tidak perlu antri lama-lama disaat proses di dalam kantor berlangsung. Kebetulan di Batam ini kreatif, disaat jam 6 belum buka gate imigrasinya maka kita bisa antri di depan gate tanpa berdiri, akan tetapi antrinya bisa diwakilkan oleh helm kita (lihat gambar di atas). Nanti jam 8 gate akan terbuka dan kita langsung berdiri menggantikan posisi dimana kita letakkan helm kita(kalau anda mengikuti saran saya maka saya bisa pastikan jam 9 pagi maka urusan kita akan bisa selesai). Setalah kita berdiri antri maka kita akan dapat nomor antrian yang akan memanggil kita untuk kelengkapan + pengembalian formulir kita (lihat gambar di bawah).IMG00033-20130227-1046
  4. Disaat pengembalian formulir, pastikan semua sudah diisi tapi kalaupun ada beberapa item yang bingung, saran saya jangan diisi dulu sebab nanti kita dibantu + dicek kelengkapannya oleh petugas. Selain map, ada item-item lain yang harus kita bawa sebagai pelengkapnya, diantaranya: KTP Asli + Kartu Keluarga Asli (harus sama antara nama + alamatnya antara KK dan KTP), Passport Lama Asli, 1 buah Materai 6000, Ijazah terakhir Asli /Akte Kelahiran Asli (salah satu saja), Buku Nikah (kalau sudah nikah), 2 lembar KTP Fotokopi yang di zoom dan di taruh di 1 lembar utuh kertas A4 dan hanya 1 sisi (jangan bolak-balik) jadi waktu kita fotokopi pastikan kita bilang ke petugas fotokopinya untuk membuat di kertas A4 utuh dan hanya 1 halamannya yang dipakai untuk kedua sisi dari KTP kita, 1 lembar Fotokopi KK yang jelas dan bisa dibaca, 1 lembar Fotokopi Passport Lama yang jelas dan bisa dibaca, 1 lembar Fotokopi Ijazah terakhir / Akta Kelahiran (pilih salah satu saja) yang jelas dan bisa dibaca, 1 lembar Fotokopi Buku Nikah (bagi yang sudah nikah) yang jelas dan bisa dibaca. Setelah sampai nomor urut kita terpanggil maka kita kembalikan Map + kelengkapan yang sebutkan diatas maka kita akan mendapat nomor urut lagi untuk hari berikutnya (lihat gambar dibawah).IMG00035-20130227-1105
  5. Hari ketiga: Dihari ini kita diharapkan datang seperti di hari kedua sebab antrian disini hampir sama dengan hari kedua. Setelah anda antri, silahkan untuk menunjukkan/mengumpulkan nomor antrian yang diberi di hari kedua (lihat gambar di atas). Setelah kita mengumpulkan dipetugas maka kita akan dapat kertas nomor antrian sebanyak 2 lembar. Lembar pertama akan dipanggil dan kita akan menuju loket pembayaran, siapkan uang Rp. 255.000,- dengan uang pas. Setelah selesai maka tunggu lagi sampai ada pemanggilan nomor urut di kertas kedua dan kita langsung menuju ke ruangan khusus foto+wawancara. Di ruangan khusus foto, kita tunggu sampai nama kita dipanggil dan kita menuju loket foto dan setelah selesai foto kita menunggu lagi untuk wawancara. Di wawancara ini pastikan data-data kita benar agar tidak ada kesalahan, jangan lupa untuk menunjukkan KTP+KK+Buku Nikah+Akte Lahir/Ijazah Teakhir, semua ASLI. Diwawancara ini hanya menyakan nama, tgl lahir, alamat, nama ibu, dll, pokoknya pertanyaan mudah jika itu adalah orang aslinya. Setelah selesai wawancara maka kita diberi tanda/bukti kertas untuk pengambilan passport baru setelah 4hari kerja setelahnya.
  6. Hari keempat: dihari keempat ini, kita tidak perlu datang pagi-pagi seperti hari-hari sebelumnya sebab tidak akan antri karena hanya pengambilan saja. Buka dari jam 10 pagi sampai 3 sore. Setelah datang langsung menuju loket dan tunggu sebentar lalu akan dipanggil nama kita dan kita menuju loket lagi dan mengambil passport baru kita sambil tanda tangan di buku daftar pengambilan passport. Setelah passport kita pegang, jangan pergi dulu tetapi kita cek semua data kita di passport, apakah semua sudah benar atau salah, kalau benar bisa pulang, tapi kalau salah silahkan tanya ke petugasnya.

Mudah kan teman-teman, tujuan saya menulis pengalaman ini agar jumlah Calo menurun. Saya terkadang heran, kenapa orang mau bayar lebih (sekitar minimal 600rb-an) kepada calo, padahal jika ikuti aturan main dari imigrasi maka kita tidak akan dipersulit. Terkadang kita jarang mau membaca atau mempersiapkan semuanya sebelum kita membuat passport, makanya semua proses menjadi lama sebab dari kita sendiri yang kurang bisa mengikuti aturan mainnya. Stop Calo untuk Indonesa yang lebih baik (Negara yang penduduknya lupa kalau ada 2 hurif “i” di nama negaranya sendiri).

Batam  31 Maret 2013   (10.00 – 11.50 am)

Alamsyah ^O^

Iklan

Berani Mengambil Tantangan (Even Padang)

Kata-kata itulah yang terkadang tidak dimiliki oleh semua orang, kata-kata yang menyemangati di tiap segala tindakan dan keputusan yang dilakukan oleh anak UKM yang pemberani.

Contoh pertama :

—Agustus 2008— Saya ingat bener dulu saat ada “Student Exchange” kenegara2 ASEAN yang diadakan oleh DIKTI dan UHT juga ikut ambil untuk pertama kali terkhusus untuk anak UKM dan BEM. Ada perasaan takut, grogi, dan tidak percaya diri yang ada tiap mahasiswa yang akan ikut seleksi. Takut sebab berfikiran bermacam-macam ntar di luar negeri sana, takut akan test masuknya yang akan panjang dan berbelit-belit, takut jika nanti ikut ntar malah ganggu kuliah, takut jika ntar akan mengeluarkan uang pribadi jika kekurangan, takut jika nanti kena teroris jika di luar negeri sana, dan yang terakhir adalah takut jika nanti di luar negeri sana ada sesi dialog dengan orang bule yang tentunya harus pake bahasa inggris.

Perasaan takut itu ternyata jika dijalani dengan serius tapi tetap tenang ternyata dapat dilalui dengan mudah. Dan ternyata setelah dari sana, semua perasaan takut itu tidak terbukti. Malahan dapat uang saku yang lebih, pengalaman yang menakjubkan di luar negeri, tidak menggangu kuliah, dan lain2nya yang tidak dapat diungkapkan dengan kata2.

Contoh kedua :

—Mei 2010— Pagi2 itu ayub (ketua seguni) maen ke Kostku untuk membantunya membuat essay ttg “pertamina”. Padahal siangnya harus segera dikumpulkan sebab itu sudah batas waktunya dikumpulkan sbg syarat mengikuti pelatihan gratis di pertamina mewakili UHT. Perasaan takut dan malas sebenernya muncul, akan tetapi setelah dilalui dengan semangat, akhirnya selesai juga dan ayub pun diterima untuk mengikuti pelatihan di pertamina. Selama pelatihan, ayub tidur di Hotel 3 hari 2 malam, dapet kaos, dapat tas, dapat ilmu, dan dapat teman2 baru.

Contoh ketiga :

—Nopember 2007— Event “Nusantara Challenge” tingkat nasional di pasir Putih Situbondo yang kebetulan waktu itu Seguni kekurangan orang sebab banyak anak2 seguni yang lain yang lebih memilih kegiatan BEMnya. Bahkan saya (manager seguni) masih ingat benar kalo waktu itu sampe minta tolong ke orang bukan seguni gara2 orang yang berangkat ke sana kurang. Dengan perasaan takut, kita setengah hati berangkat ke sana. Akan tetapi, setelah dari sana, perasaan takut itu tidak terbukti. Sebab dengan tetap semangat berangkat akhirnya kita melalui dengan membawa tropi juara kedua yang terkadang tidak masuk akal sebab semua proses persiapannya mendadak dan bahkan tanpa persiapan.

Contoh keempat, kelima, keenam, dst.

Saya yakin masih banyak yang lain, yang tiap anak2 seguni berbeda-beda pengalamannya. Semua itu berawal karena kita “Berani Mengambil Tantangan”. Coba dengan tetap diam ditempat atau lebih mengedepankan ketakutannya, pasti yang bisa dipastikan adalah kita tidak akan mengalami semua tantangan tersebut.

Pesan :

Saya berharap kepada teman2 yang akan berangkat ke Padang (Juli 2010) untuk mengikuti event dayung internasional bisa mengambil pelajaran dari pesan2ku tersebut. Perasaan takut akan biaya disana ntar gimana, ntar naik apa kesana, makan apa disana, ntar pake uang siapa kesana, ntar lawannya kayak gimana sebab eventnya internasional, ntar kuliahnya gimana, dll. Ketakutan itu semua dibuang jauh-jauh. Berani mengambil tantangan adalah kuncinya. Waktu tidak bisa diputar ulang, selama tantangan itu ada, ambil dan rasakan kenikmatannya.

Wownet  10 Juni 2010   (04.03 – 04.49 pm)

Alamsyah ^O^

Jangan beli bensin eceran di sembarang tempat

Kejadian ini aku alami barusan… tepat saat acara perjalanan berangkat ke acara ulang tahun adik temenku…. Waktu sudah menunjukkan jam 18.45 sore… kebetulan waktu itu aku tidak sendirian tetapi ada Va yang nemani… saking asyiknya ngobrol saat berkendara, tiba-tiba di tikungan ke kiri di sebelah parker barat Galaxy Mall motorku (motor gono-gini) tiba-tiba macet….

Langsung aku tersadar bahwa aku lupa belum isi bensin…. Dengan perasaan yang panik dan disertai ngantuk dan laper, kita pun akhirnya jalan menuju kearah barat…. (hahaha… kayak kera sakti aja). Tak jauh dari TKP.. kita alkhirnya menemukan orang jualan bensin eceran… langsung dah… “Ibu.. beli bensin 1 botol aja!!” setelah diisi langsung aku genjot dobel starternya… tapi sudah berulang kali tetap nggak bias… akhirnya aku inget kalo businya sering macet trus kebetulan juga sore tadi barusan aku cuci motornya, jadi sapa tahu businya… setelah aku utak-atik dengan minta bantuan ke orang2 sekitar sebab kebetulan aku nggak bawa toolkit, tapii tetap nggak bisa.

Disinilah kesabaranku mulai naik, aku telp temenku (jendri) tuk nggandeng pulang ke kost dan aku lanjutin perjalanan ke acara temenku dengan motornya va. Tapi di perjalanan aku masih penasaran ama motornya.. kira2 apa ya….

Setelah aku dari acara temenku.. aku pulang dan langsung mulai buka motornya. Trus  langsung aku tap (keluarin bensinnnya) sampai setengahnya. Dan aku starter lagi dan akhirnya bisa…. Disinilah baru aku tersadar bahwa emang bener sesuai dengan dugaanku… bensinnya dicampur dengan minyak tanah… sebab semua faktor mengarah kesana (Jika bensin dan minyak tanah dicampur maka posisi minyak tanah ada dibawah jadi cukup dikeluarin bagian bawahnya maka bisa distarter).

Saran buat teman setelah kejadian di atas…. Pokoknya jangan beli bensi eceran dah….

Oia, satu lagi:

Jadi inget Va pas saat mogok tadi bilang: “mas alam nggak boleh panik, tenang dulu”. Tapi sayang aku abaikan sebab saking jengkelnya. Coba klo kata2 itu aku turuti, maka mungkin aku akan bisa berfikiran jernih. Dan aku langsung ngetap bensinnya di depan penjualnya langsung dan aku bisa membuktikan langsung didepan orangnya bahwa bensinnya emang campuran….. tapi ya sudahlah..

Wownet  28 Mei 2010   (11.15-11.43 pm)

Alamsyah ^O^

Inilah jalan2 seguni yg ter”UNIK” (Sempu Island)

Mendaki gunung…. Melewati lembah…. (Ninja hatoris song). Mungkin itulah lagu yang paling tepat saat liburan bersama seguni hari sabtu dan minggu kemaren (23-24 Mei 2010).

Pagi itu (Sabtu 23 Mei 2010) seguni telah siap-siap untuk jalan2nya ke Pulau Sempu. Pulau yang terkenal akan keindahan “Segoro Anakan” yang begitu jernih airnya dan masih alami. Pulau sempu ini termasuk dalam pulau konservasi sehingga tidak jarang kita temui hewan-hewan alami yang banyak berkeliaran. Hewan2 tersebut diantaranya…. Eitttss… kok malah bahas hewannya….

Oklah kalo begitu.. kita kembali ke topik bahasan utama….. pagi itu perjalanan kita mulai dari jam 08.30 WIB dan tiba di kota Malang tepatnya Arjosari jam 10.30 WIB. Disini seguni berhenti di tempat peminjaman alat2 camping untuk menyewa tenda. Setelah tenda selesai dipinjam, seguni melanjutkan perjalanan ke pulau sempu dengan melewati kota Turen. Perjalanan Malang – Sendang Biru (Sempu) ini ditempuh dengan perjalanan 3 jam karena medannya yang bergunung-gunung.

Setelah sampai di Sendang Biru kita harus bayar dulu dipintu masuknya. Waktu itu seguni ada 24 orang dengan membawa motor 12 unit cukup membayar Rp. 124.000,-. Sendang Biru ini merupakan pelabuhan untuk nelayan2 kecil yang mencari ikan, akan tetapi selain mencari ikan juga ada yang digunakan untuk transportasi penyeberangan ke Pulau2 terdekat, termasuk ke pulau sempu yang akan kita kunjungi. Di Sendang Biru, seguni tak lupa untuk parkir di rumah penduduk, ijin ke polisi hutannya mengingat daerah yang akan kunjungi termasuk daerah konservasi, dan membungkus makan siang sebab di pulau sempu tidak ada orang jualan.

Untuk menuju ke pulau sempu, seguni menyewa 2 buah perahu dan dibagi @12 orang. Selama perjalanan di atas perahu, kita disuguhkan oleh pemandangan pantai dan air yang berwarna biru jernih yang sangat indah. Setelah sampai di pulau sempu, kita tak lupa untuk memakan bungkusan yang kita beli tadi. Dan setelah makan, perjalanan di pulau sempu pun dimulai.

Belum ada seratus meter dari bibir pantai tempat kita diturunkan dari perahu tadi, kita sudah disuguhkan oleh jalan setapak yang becek akan lumpur dan bercampur batu karang yang tajam dan akar2 pohon yang tak kalah licinnya. Pertama-tama, kita (seguni) tidak terlalu mempermasalahkan mengingat dari keterangan polisi hutan tadi jaraknya cuma 2-3 km (lumayan deket kan). Detik demi detik berlalu, menit demi menit berlalu, dan akhirnya jam demi jam berlalu….

Disinilah hal paling seru dimulai. Tidak terasa perjalanan yang seharusnya cuma 2-3 km dilewati dengan mudahnya akan tetapi dalam kenyataannya kita lewati dengan perasaan marah dan jengkel bercampur jadi satu. Dimulai start jam 03.45 sore, dan waktu sudah menunjukkan jam 5 sore lebih akan tetapi ujung dari perjalanan ini belum2 terlihat. Kaki kita terasa sakit karena terkadang lumpur yang kita lalui tadi membuat kita terpeleset atau juga menginjak sesuatu yang tajam. Seluruh badan terasa kotor karena lumpur. Barang bawaan yang pertama-tama dirasakan ringan namun lama kelamaan terasa berat karena bercampur dengan capek. Dan yang lebih membuat kita terasa stress karena hari akan gelap dan kita bertemu anak2 dari kampus sebelah yang barusan dari “Segoro Anakan” dan bilang bahwa perjalanan kita masih setengahnya.

Apa !!!    setengahnya….

Setelah dipikir-pikir emang masuk akal jika masih lama, karena mungkin jarak 2-3 km itu diukur dari jarak garis lurus di peta dan perjalanan kita lama karena waktu itu masih sering hujan sehingga jalan yang dilalui menjadi becek dan berlumpur. Dan gelap pun tiba….

Bersambung…..

Wownet  25 Mei 2010   (05.42-06.40 am)

Alamsyah ^O^

Emotion kaskus di Facebook

Hahahaha.. akhirnya nemu juga gan caranya…

Sering kali saat kita mau nulis status atau chat pasti berasa ada yang kurang sebab terkadang didalamnya masih kurang lengkap tanpa adanya suatu emotion yang mewakili bentuk ekspresi kita… Meskipun di chat FB ada emotion dari FB sendiri, akan tetapi tidak dapat dipungkiri kalo emotion tersebut kurang lucu dari pada emotion yang disuguhkan oleh kaskus…

Hahaha … kalo bahas situs satu ini pasti kita akan dibuat tersenyum-senyum bahkan terpingkal-pingkal karena dari setiap post yang disuguhkan pasti dilampiri oleh suatu emotion yang lucu super2 lucu dan banyak sekali pilihannya….

Tapi sekarang emotion kaskus dapat juga dipakai di Facebook… berikut caranya….

  1. Buka Mozilla atau Google Chrome
  2. Download link berikut ini https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/748 lalu install dan klik restart mozilla
  3. Download link berikut ini https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/8352 lalu install dan klik restart mozilla
  4. Login Facebook terus klik kanan pada icon grease monkey (letaknya pojok kanan bawah layar) dan klik pada “….script available”
  5. Akan muncul window baru, klik pada “Facebook smiley Kaskus v.1.2” trus klik “install Facebook smiley Kaskus v.1.2”
  6. Kalo nggak ada pake cara alternatif dengan buka link di bawah ini http://userscripts.org/scripts/show/72024 klik button install
  7. Terus kalo sudah diinstal sekarang tinggal restart Mozilla terus bisa dipake deh…
  8. Tapi sayangnya yang jadi lawan kita harus install juga baru bisa dilihat gambarnya…. Ni buktinya pas aku lagi chat ama temenku yang kebetulan dia belum install 😥

Wownet  18 Mei 2010   (05.41-06.40 am)

Alamsyah ^O^


Seandainya…. seandainya… seandainya…

Tuntas sudah perjuangan seguni di hari kedua “Surabaya Walikota Cup” tahun ini. Tampak beberapa wajah penyesalan yang menjadi tanda tanya besar kenapa hal ini bisa terjadi….. bukan hanya atlet, cadangan, pelatih, akan tetapi seluruh anggota seguni yang baik senior, alumni, sopir, dan bahkan bapak Hindrajit yang meskipun tidak dapat mengikuti lomba dari hari pertama akan tetapi selalu memantau perkembangan kita (seguni) setiap waktu.

Setelah perjuangan di hari pertama (Sabtu 16 Mei 2010) kemarin dapat dilalui dengan mudah oleh seguni dengan kemenangan yang meninggalkan jauh lawan dibelakang. Ternyata hal yang ditakutkan di hari keduapun terjadi.

“Kalah”…

Kalau membahas kalah, saya yakin tidak ada satupun tim yang menginginkannya. Semua saling berupaya untuk menang. Banyak cara untuk supaya tim menang, ada yang selalu latihan latihan setiap hari entah itu siang ato sore, ada yang mendatangkan pelatih dari luar yang menurut mereka pantas untuk melatihnya, ada yang memberikan konsumsi yang bervariasi yang menumbuhkan rasa betah saat latihan, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, bagaimana jika tiap masing2 tim telah melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan di atas. Lalu apakah semua menang. Tentu jawabannya TIDAK. Even mana yang ada juara 1 sebanyak lebih dari 1 tim… pasti tidak ada kan…. Yang jelas pasti ada yang menang dan pasti ada yang kalah. Semua terselekasi dengan begitu “Apiknya” lewat sebuah pertandingan yang ternyata ada salah satu faktor yang didalamnya tidak disebutkan ada dalam latihan.

Saya yakin teman2 pasti tahu, pembicaraan ini mengarah kemana.

“MENTAL”

Dari 2 even yang terakhir diikuti seguni, saya lihat mentallah yang berbicara. Kenapa saya tidak membahas teknik yang salah, dayungan yang salah, bla bla bla…. Ha lah… bukan itu yang salah… lawong pas latihan saja bisa kompak dan bagus. Bener nggak!!! Selain itu  tolak ukur yang lain adalah “kalah tipis”… Sebab menurut saya jika kalah kita tipis maka hal yang paling menonjol adalah mental, kecuali jika kalah jauh maka tehnik dan kekuatan yang disalahkan.

Mari kita baca dan renungkan sejenak tulisan saya di atas, jika ada yang memberi komentar… halah mas Alam (saya) ini kritik tok isine, ndi sarane>>>>…. Silahkan, saya tidak akan marah… saya juga akan bersikap dewasa terhadap kritikan yang mengarah ke saya. Tetapi saya juga berharap kalian juga melakukan hal yang sama seperti yang saya lakukan…

Ok-lah, berikut saran dari saya. Mental itu butuh proses… ibarat sebuah pohon yang jika ingin cepet dewasa maka butuh “pupuk” dan “waktu”. Dua kata kunci barusan yaitu “pupuk” dan “waktu” adalah jawabannya. Dari sekian banyak latihan yang hampir setiap hari kita lakukan itulah yang dinamakan “pupuk”, sedangkan “waktu” inilah yang akan mengasah “mental” kalian untuk menjadi semakin lebih baik. Jadi semakin banyak even yang akan kalian ikuti, dengan seiringnya “waktu” tersebut maka “mental” kalian juga akan terasah dengan sendirinya.

Sekian kata-kata dari saya, perjalanan kalian di Seguni masih panjang…. Masih banyak even2 seru yang lain yang masih dapat kalian ikuti dan dimenangkan… Waktu tidak dapat kita ulang, jika sudah semester tua (saya, jay, aziz, hani, agung, dll) atau bahkan alumni (Mas John) maka kesibukan akan bertambah dan fokus ke hal yang lain. Jadi mumpung kalian masih muda cetaklah prestasi dan cetaklah banyak kenangan kebahagiaan dan kekeluargaan yang kita dapatkan dari salah satu UKM yang besar yaitu SEGUNI. Saya mendapatkan hal tersebut dari seguni dan mempersembahkannya ke Seguni…

SEGUNI 3 kali

Wownet  17 Mei 2010   (05.26-06.30 am)

Alamsyah ^O^

Compress file lampiran email tanpa “rar”

Pagi teman – teman…….

Sekedar sharing aja, kemaren kebetulan ada teman maen ke wownet. Kebetulan disana pas ada aku, seperti biasalah saling menyapapun terjadi. Hai… bunga (maaf nama saya samarkan), lagi ngapain? Trus dianya jawab: “Hai alam, ini lho lagi kirim email tuk lamaran pekerjaan tapi kok lama ya!!!” Oh iya, kebetulan dia kemaren barusan wisuda makanya dia akhir-akhir ini sering kirim email lamaran perkerjaan. Terus disitu aku heran, perasaan aku tadi main internet koneksinya lumayan cepet. Aku check ke operatornya juga gak ada apa-apa alias normal aja. Tapi tidak berselang lama kemudian, bungapun manggil aku untuk bantuin dia kirim email.

Langkah pertama yang aku lakukan adalah mengecek koneksi internet di user tersebut dan ternyata tidak ada masalah. Langkah kedua adalah melihat kapasitas file yang akan dilampirkan pada email tersebut. Nah disinilah hal yang paling aku herankan terjadi, sebab file yang akan di lampirkan cukup lumayan besar padahal filenya cuma “WORD” dan tidak lebih dari 10 halaman. Berhubung penasaran maka file tersebut aku buka, dan ternyata di file tersebut banyak sekali gambar scan ijasah, piagam, sertifkat, dsb. Jujur, untuk ukuran lulusan UNA*R masak belum tahu cara untuk meng-compress lampiran email….

Sebenarnya cara compress ini tidak perlu sampai anda lakukan jika: bandwidth anda cukup besar dan anda tahu cara compress file lewat winrar. Tapi kedua alasan tersebut punya kekurangan sendiri-sendiri. Yaitu jika anda paksakan tetap upload lampiran yang berkapasitas besar maka kemungkinan file tersebut sampai tujuan juga cukup lama mengingat kebanyakan pengguna memiliki akun gratis dari yahoo, gmail, ato yang sejenisnya. Dan jika anda pake winrar, hal yang ditakutkan adalah orang yang anda tuju tersebut ternyata “GAPTEK” jadi saat membuka fila winrar tersebut jadi kesulitan dan anda disuruh untuk mengirimkan lagi file aslinya. Ribet kan!!!!

Berikut cara-cara mudah compress file “WORD” yang akan lampirkan di email:

Buka file “WORD” anda terus “klik kiri” tepat pada salah satu gambar yang ada di dalam file tersebut. Maka akan muncul kotak gambar dibawah ini.

  1. Klik “Format” pada icon “Picture Tool”
  2. Klik “Compress Pictures”
  3. Jangan dicentang
  4. Klik “Options” terus ntar langsung kebuka tool “Compression Settings”
  5. Centang yang paling bawah “Email”
  6. Klik “OK”
  7. Klik “OK” lagi
  8. Klik “Save”

Lalu anda bandingkan file yang hasil compressan pasti sangat jauh bedanya. Selamat mencoba.

Wownet  20 April 2010   (05.52-06.55 am)

Alamsyah ^O^