Pare (Kampung Bahasa Inggris)


BECWelcome to English Village   ( Pare )

Introduce

Ok temen2 sesuai janjiku pada postingan yg lalu. Maka kali ini aku akan membahas akan kota kecilku yg tercinta ini. Pare, iya itulah nama sebuah kecamatan di kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pare terletak 25 km sebelah timur laut Kota Kediri (Jawa Timur), atau 120 km barat daya Kota Surabaya. Pare berada pada jalur Kediri-Malang dan jalur Jombang-Kediri serta Jombang – Blitar. Nama Pare dipercaya oleh sebagian masyarakat setempat berasal dari kata “palerenan” dalam Bahasa Indonesia berarti tempat peristirahatan

Buat temen2 yg dari Surabaya jika melewati jalur bus maka anda bisa menggunakan bis jurusan Kediri (tapi harus diingat bahwa bis jurusan Kediri yang melewati pare dan jangan naek bis jurusan Kediri tapi lewat kertosono sebab jalur ini tidak melewati pare, don’t miss it). Tapi bagi yang naik kendaraan pribadi maka anda dari Surabaya ke kota Jombang trus ikuti arah ke Pare. Nggak lama mungkin kira2 hanya 2,5 – 3 jam perjalanan.

Oh ya satu hal lagi, meskipun Pare kota kecil tetapi didalamnya banyak sekali bank yang berdiri dan lengkap dengan ATMnya jadi bagi yg mau kesana trus takut kehabisan uang maka jangan takut deh….

Alamsyah ^O^

Kampung Bhs Inggris

Satu hal yang aku pengen garis bawahi tentang kota kecilku ini (Pare). Bahasa Inggris, iya itulah kelebihan yang menjadikan kota kecilku ini terkenal. Di kecamata Pare ini lebih tepatnya berada pada Desa Tulungrejo tepatnya di Dusun Singgahan, kampung ini terkenal akan Bhs Inggrisnya. Di Singgahan inilah banyak sekali tempat kursus dan les mulai dari kecil dan besar, mulai untuk siswa SD, SMP, SMA, dan Kuliah semuanya ada disini. Khusus untuk mahasiswa, saya yakin hampir semuanya pada kenal akan kampung ini sebab kampung ini kebanyakan sebagai pelarian anak2 mahasiswa yang ingin pintar dalam bhs Inggris (Mungkin ada niat lain yaitu agar bisa lulus test TOEFL, hehehe maaf bagi yang tersinggung :-P). Selain itu banyak mahasiswa yang lulus S1 dan dia sebelum bekerja atau sebelum meneruskan S2, dia menyempatkan untuk ambil kursus di Kampung ini (Lha.. kalau tuk alas an satu ini mungkin akan saya ikuti.. SEMANGAT :-D).

Kampung ini menjadi terkenal karena baik tempat kursusnya maupun lingkungannya sangat sederhana dan mendukung sebab karena terkenal akan murah (Baik cos maupun makannya), kampung ini juga menyediakan tempat cos yang mendukung yaitu hampir sebagian English Area. Karena hampir semuanya berasal dari jauh, luar kota, dan banyak juga yang dari luar pulau maka nuansa English Area ini sangat2 membantu dalam mempercepat kefasihan dalam berbahasa Inggris.

Karena alasan inilah sehingga kenapa Pare disebut sebagai Kampung Bhs Inggris. Karena tak jarang jika kita berjalan-jalan di dusun ini hampir bisa kita dapatkan banyak muda-mudi disana yang berbincang-bincang memakai bhs inggris. Anda mau buktikan ?????. Tapi kalau anda ingin buktikan maka saranku anda berbincang dengan yang anak yg bener2 cos dan kursus disana sebab jika anda ngomong pake bhs Inggris dengan warga disekitar maka anda dipastikan orang yang suka pamer, sebab hampir sebagian besar orang asli sana masih belum bisa berbahasa inggris. Ingat lho pesanku ini…..

Ada salah satu sejarah yang mengatakan Pare, yaitu salah satunya adalah Clifford Geertz, seorang sarjanan antropologi dari Harvard University of Chicago. Sekitar tahun 1952 Geertz meneliti tentang budaya jawa yaitu bertempat di Pare. Pare menjadi populer bagi Geertz ketika Geertz mendiskusikan budaya jawa dengan tokoh central Pare, Tulungrejo, Alm. Kyai Yazid ibnu Thohir. Apa yang disampaikan Yazid dalam diskusinya dengan Geertz berdialek bahasa inggris.

Selama itu dan pada suatu ketika Kyai Yazid memiliki banyak santri, salah satunya Kalend Osein. Kemudian Kalen mendapatkan mandat atau sejenis fatwa untuk meneruskan perjuangannya melalui penyebaran agama dengan berpola bahasa inggris. Pak Kalend inilah yang menjadi asal mula dibentuknya tempat kursus Bhs Inggris yang bernama BEC (BASIC ENGLISH COURSE) dan dari sinilah akhirnya banyak terlahir tempat kursus atau les disekitarnya yang menjamur dan kualitasnya tidak kalah bersaingnya dengan  BEC. Hal inilah yang sampai sekarang nama Kampung Bhs Inggris berasal dan tetap ada.

Saran buat teman2 yg punya waktu kosong atau untuk mengisi liburan UAS kurang dari 6 bulan maka kalian bisa mengambil tempat kursus yang menyediakan layanan per-bulan. Tetapi jika kalian punya banyak waktu luang (minimal 6 bulan) maka aku sarankan untuk langsung ikut kursus di BEC (berdiri sejak 15 Juni 1977) yang menyediakan kursus khusus 6 bulan. Saya jamin deh.. kalian akan pintar bhs inggris asalkan kalian memilih tempat cos yang English Area.

Catatan: Di BEC ini calon siswanya tidak dipilih dari nilai sumbangan yang tertinggi akan tetapi dia (Mr Kalend) menerima siswa yang mengikuti antrean yang sangat disiplin. Mendaftar terus dapat nomor pendaftaran dan dari nomor pendaftaran inilah besoknya mulai dari jam 07.00 pendaftaran dibuka dengan membawa KTP/ KK/SIM dan nomor pendaftaran untuk masuk BEC. Saran saya, mesikipun disitu tertulis jam 07.00 WIB anda jangan datang pas pada waktu jam tersebut akan tetapi jauh2 sebelum jam tersebut. Bisa jam 5 pagi, atau jam 4 pagi, jam 3 pagi atau bahkan sehari sebelumnya (waduh.. kalau antri jam segitu gmn ya kalau tiba2  perut kita kebelet, hehehe :-P). Percaya deh sebab saya pernah lihat sendiri lho…………

Untuk lebih lanjut ttg BEC maka akan ada di postingan berikutnya atau klik disini

Alamsyah ^O^

Iklan

13 responses to this post.

  1. Bgee Mnaaa SisTem PeMbelajaranNya Di Snaaa????

    Balas

  2. Hloo,,, Sya Mw NaNNya Neee,,,
    Klw KiTa NGgak Bisa SAtUPun Bhasa Inggris, Apkah KiTa,,,, LAnGsuNg BIsa,??
    N SIStem PembeLajaRANNya BGee Mnaaa??????

    Balas

  3. Posted by kenNy on 10 Januari 2011 at 2:54 pm

    seandainya kita mau beLajar bahasa inggris muLai noL n’ bener” dari noL tak apaKah..,,????
    trus ap kita Langsung dateng ja ke pare atau ada prosedurnya kaLau kita pengin beLajar bahasa inggris di sana
    makasih informasinya

    Balas

  4. mantap mr kalen boleh engak aku kesana aku mantan ya murit mr mascur . katanya di9sana kulih sampbil gajaria kirimsalam saja sama murit2 sana tanks

    Balas

  5. Mantappp dech..
    Jadi pengen ke sana

    Balas

  6. salam,
    senang bertemu Anda melalui blog ini saya Agus Suhanto, posting yang menarik 🙂
    salam kenal yee

    Balas

  7. lha ini postingannya koq bersambung ya…??
    ywa udah tak tunggu nanti deh…kelanjutannya..!!!

    Tetap semangat yaa….

    Salam bening.

    Balas

  8. haa..haa…
    kirain semuanya bisa bhs Inggris.., cuma guru2 kursus dong…
    tp omong2 seandainya saja seluruh warga dibiasakan berbahsa Inggris… waaw… pasti Pare akan lebih terkenal lagi.. apalagi bila punya obyek wisata yg indah.. mantabs tuh mas….

    Salam bening.

    Balas

    • Thanks mas…. tpi suasananya tuk belajar bhs inggris sangat mendukung lho mas…. aku punya banyak teman yang lulusan situ n dia banyak sukses… cukup 6 bulan tpi membuat anda merasa siap tuk keluar negeri dgn your english language

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: