Archive for the ‘Kota Pare’ Category

BEC (Mr Kalend)

Nama Mr. atau Pak Kalend mungkin bagi kita mahasiswa yang kursus di Pare terutama bagi mereka yang bener – bener asli Pare saya yakin semua pada kenal. Dia merupakan pioner yang menyebabkan kenapa kota kecilku ini (Pare) menjadi terkenal akan bahasa inggrisnya. Lelaki kelahiran Kutai, 20 Februari 1945 ini pertama kali yang mendirikan tempat kursusan di Pare dengan nama BEC (Basic Engglish Course). BEC ini berlokasi di Jalan Anyelir,  Singgahan, Pare dan berdiri sejak 1977.

Ada 3 alternatif Perjalanan:

Dari Kota Kediri: Anda naik bus dengan jurusan surabaya tetapi yang lewat Pare (perlu diingat) trus ntar bilang ke kondekturnya turun BEC (Pare) jaraknya kira – kira 30 km dengan jarak tempuh normal 30 menit dengan membayar hanya 3 ribu saja. Trus anda setelah diturunkan dari bis, anda hanya cukup berjalan kaki (100 meter) dan untuk tahu lokasinya, anda bisa tanya warga sekitar.

Daru Kota Surabaya: Naik bis jurusan Kediri atau Blitar tetapi yang lewat Pare (perlu diingat). Trus bilang ke kondekturnya turun Perempatan Tulungrejo / Mahesa. Dan setelah itu anda naik becak dengan hanya membayar 5-10 ribu. Murah kan… !!!! Untuk bis tadi anda cukup membayar 13-14 ribu dengan jarak tempuh normal 3 jam. Perlu dingat bahwa bis untuk yang lewat Pare tidak ada yang 24 jam, Terminal Utama (Kediri dan Surabaya) paling pagi dari jam 2-3 pagi dan terakhir kira-kira jam 7 malam. Tetapi jika anda naik sepeda motor maka anda keluar surabaya terus ambil jurusan Jombang trus dari Jombang belok kiri ke arah kota Pare.

Daru Kota Malang: Naik bis jurusan Kediri (perlu diingat). Trus bilang ke kondekturnya turun Perempatan Tulungrejo / Mahesa terus langkahnya sama seperti yang dari surabaya di atas… Untuk bayar Bis hanya 11-13 ribu saja…

Biaya kost:

Untuk tempat cos murah kok teman-teman hanya sekitar 40-100rb perbulan, tetapi jika menrut anda terlalu murah, teman-teman juga bisa tinggal hotel kok.. kebetulan Pare meskipun kota kecil tetapi banyak berdiri hotel (Tetap i bukan Hotel Plus lho 😛. Saran buat teman-teman, usahakan cari cos yang punya program khusus didalamnya, contoh: Engglish Area. Dijamin dech teman-teman lebih cepat meresap belajar bahasa inggrisnya :-D. Untuk makan menurutku masih sesuai sama tempatnya yang masih pedesaan jadi bisa dipastikan masih sangat murah. Sekitar 3-5 ribu saja… 🙂

ATM yang ada: untuk ATM, teman-teman jangan kuatir sebab banyak yang sudah ada. Misalnya: BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank Jatim, dll

Tempat Cangkrukan / Nongkrong: Taman/Perempatan Tugu Garuda (Ini yang paling dekat, jarak 300m), Taman Tamrin/Alun-Alun Pare (terkenal saat malam minggu & pagi hari saat kota Pare masih sepi-sepinya, jarak 2km), Masjid An-Nur (Masjid terbesar di Pare, jarak 1km), Candi Suruwuno dan Candi Tegowangi (Jarak 8-10km), Monumen SLG/ Simpang Lima Gumul (Monumen kebanggan kota Kediri, jarak 20km), dan masih banyak yang lainnya. Di Pare juga banyak berdiri Cafe yang pas banget buat ngobrol plus makan yang bemacam-macam makanannya dan yang pasti juga murah (sering dibuat juga pacaran dan ketemu teman-teman lama (seperti saya ketemuan sama teman-teman SMA saya + mantan juga. hehehehe :-P). Tetapi bagi teman-teman yang lagi bokek, maka anda bisa maen kerumahku…. ntar aku kasih makan gratis dech… (InsyaAllah jika ibu lagi masak 😛, jarak 1-2km).

Waduh…… kok tulisanku pada ngelantur gitu sampe lupa tujuan utama…..

Satu lagi tentang BEC, disini kehidupannya sangat sederhana jadi anda sekalian jangan terrlalu membayangkan yang terlalu tinggi. Tetapi menurut saya hal itulah yang membuat kota Pare (khususnya BEC) menjadi tidak Matre (Mata Duwitan/Gila Uang) dan tetap terkenal akan kesederhaannya sampai sekarang ini…

Ok lah teman-teman cukup sekian tulisan saya kali ini, saya minta maaf jika ada yang salah dan mohon commentnya untuk membenarkannnya.Untuk BEC itu sendiri silahkan anda klik disini untuk mengetahui lebih lanjut. Terima Kasih…

Alamsyah ^O^

Pare (Kampung Bahasa Inggris)

BECWelcome to English Village   ( Pare )

Introduce

Ok temen2 sesuai janjiku pada postingan yg lalu. Maka kali ini aku akan membahas akan kota kecilku yg tercinta ini. Pare, iya itulah nama sebuah kecamatan di kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pare terletak 25 km sebelah timur laut Kota Kediri (Jawa Timur), atau 120 km barat daya Kota Surabaya. Pare berada pada jalur Kediri-Malang dan jalur Jombang-Kediri serta Jombang – Blitar. Nama Pare dipercaya oleh sebagian masyarakat setempat berasal dari kata “palerenan” dalam Bahasa Indonesia berarti tempat peristirahatan

Buat temen2 yg dari Surabaya jika melewati jalur bus maka anda bisa menggunakan bis jurusan Kediri (tapi harus diingat bahwa bis jurusan Kediri yang melewati pare dan jangan naek bis jurusan Kediri tapi lewat kertosono sebab jalur ini tidak melewati pare, don’t miss it). Tapi bagi yang naik kendaraan pribadi maka anda dari Surabaya ke kota Jombang trus ikuti arah ke Pare. Nggak lama mungkin kira2 hanya 2,5 – 3 jam perjalanan.

Oh ya satu hal lagi, meskipun Pare kota kecil tetapi didalamnya banyak sekali bank yang berdiri dan lengkap dengan ATMnya jadi bagi yg mau kesana trus takut kehabisan uang maka jangan takut deh….

Alamsyah ^O^

Kampung Bhs Inggris

Satu hal yang aku pengen garis bawahi tentang kota kecilku ini (Pare). Bahasa Inggris, iya itulah kelebihan yang menjadikan kota kecilku ini terkenal. Di kecamata Pare ini lebih tepatnya berada pada Desa Tulungrejo tepatnya di Dusun Singgahan, kampung ini terkenal akan Bhs Inggrisnya. Di Singgahan inilah banyak sekali tempat kursus dan les mulai dari kecil dan besar, mulai untuk siswa SD, SMP, SMA, dan Kuliah semuanya ada disini. Khusus untuk mahasiswa, saya yakin hampir semuanya pada kenal akan kampung ini sebab kampung ini kebanyakan sebagai pelarian anak2 mahasiswa yang ingin pintar dalam bhs Inggris (Mungkin ada niat lain yaitu agar bisa lulus test TOEFL, hehehe maaf bagi yang tersinggung :-P). Selain itu banyak mahasiswa yang lulus S1 dan dia sebelum bekerja atau sebelum meneruskan S2, dia menyempatkan untuk ambil kursus di Kampung ini (Lha.. kalau tuk alas an satu ini mungkin akan saya ikuti.. SEMANGAT :-D).

Kampung ini menjadi terkenal karena baik tempat kursusnya maupun lingkungannya sangat sederhana dan mendukung sebab karena terkenal akan murah (Baik cos maupun makannya), kampung ini juga menyediakan tempat cos yang mendukung yaitu hampir sebagian English Area. Karena hampir semuanya berasal dari jauh, luar kota, dan banyak juga yang dari luar pulau maka nuansa English Area ini sangat2 membantu dalam mempercepat kefasihan dalam berbahasa Inggris.

Karena alasan inilah sehingga kenapa Pare disebut sebagai Kampung Bhs Inggris. Karena tak jarang jika kita berjalan-jalan di dusun ini hampir bisa kita dapatkan banyak muda-mudi disana yang berbincang-bincang memakai bhs inggris. Anda mau buktikan ?????. Tapi kalau anda ingin buktikan maka saranku anda berbincang dengan yang anak yg bener2 cos dan kursus disana sebab jika anda ngomong pake bhs Inggris dengan warga disekitar maka anda dipastikan orang yang suka pamer, sebab hampir sebagian besar orang asli sana masih belum bisa berbahasa inggris. Ingat lho pesanku ini…..

Ada salah satu sejarah yang mengatakan Pare, yaitu salah satunya adalah Clifford Geertz, seorang sarjanan antropologi dari Harvard University of Chicago. Sekitar tahun 1952 Geertz meneliti tentang budaya jawa yaitu bertempat di Pare. Pare menjadi populer bagi Geertz ketika Geertz mendiskusikan budaya jawa dengan tokoh central Pare, Tulungrejo, Alm. Kyai Yazid ibnu Thohir. Apa yang disampaikan Yazid dalam diskusinya dengan Geertz berdialek bahasa inggris.

Selama itu dan pada suatu ketika Kyai Yazid memiliki banyak santri, salah satunya Kalend Osein. Kemudian Kalen mendapatkan mandat atau sejenis fatwa untuk meneruskan perjuangannya melalui penyebaran agama dengan berpola bahasa inggris. Pak Kalend inilah yang menjadi asal mula dibentuknya tempat kursus Bhs Inggris yang bernama BEC (BASIC ENGLISH COURSE) dan dari sinilah akhirnya banyak terlahir tempat kursus atau les disekitarnya yang menjamur dan kualitasnya tidak kalah bersaingnya dengan  BEC. Hal inilah yang sampai sekarang nama Kampung Bhs Inggris berasal dan tetap ada.

Saran buat teman2 yg punya waktu kosong atau untuk mengisi liburan UAS kurang dari 6 bulan maka kalian bisa mengambil tempat kursus yang menyediakan layanan per-bulan. Tetapi jika kalian punya banyak waktu luang (minimal 6 bulan) maka aku sarankan untuk langsung ikut kursus di BEC (berdiri sejak 15 Juni 1977) yang menyediakan kursus khusus 6 bulan. Saya jamin deh.. kalian akan pintar bhs inggris asalkan kalian memilih tempat cos yang English Area.

Catatan: Di BEC ini calon siswanya tidak dipilih dari nilai sumbangan yang tertinggi akan tetapi dia (Mr Kalend) menerima siswa yang mengikuti antrean yang sangat disiplin. Mendaftar terus dapat nomor pendaftaran dan dari nomor pendaftaran inilah besoknya mulai dari jam 07.00 pendaftaran dibuka dengan membawa KTP/ KK/SIM dan nomor pendaftaran untuk masuk BEC. Saran saya, mesikipun disitu tertulis jam 07.00 WIB anda jangan datang pas pada waktu jam tersebut akan tetapi jauh2 sebelum jam tersebut. Bisa jam 5 pagi, atau jam 4 pagi, jam 3 pagi atau bahkan sehari sebelumnya (waduh.. kalau antri jam segitu gmn ya kalau tiba2  perut kita kebelet, hehehe :-P). Percaya deh sebab saya pernah lihat sendiri lho…………

Untuk lebih lanjut ttg BEC maka akan ada di postingan berikutnya atau klik disini

Alamsyah ^O^